Rabu, 22 Februari 2012

Berpikir & Berjiwa Besar

BAGAIMANA BERPIKIR & BERJIWA BESAR


5 Prosedur Bekerja Bagi Anda

  1. Tindakan menyembuhkan ketakutan. Kurungi ketakutan anda dan kemudian  ambil  tindakan  konstruktif.  Dengan tidak  adanya  tindakan / tidak melakukan  apapun  terhadap situasi akan menguatkan ketakutan dan menghancurkan kepercayaan diri.
  2. Lakukan usaha  tertinggi  untuk memasukkan hanya pikiran positif ke  dalam  ingatan  anda.  Jangan  biarkan  pikiran  negatif yang mencela  diri  berkembang  menjadi  monster  mental.  Jangan  mau sama  sekali  mengingat  kejadian  atau  peristiwa  yang  tidak menyenangkan.
  3. Tempatkan orang dalam perspektif  yang benar.  Ingat,  orang  lebih sama,  jauh  lebih  sama,  ketimbang  berbeda. Dapatkan  pandangan yang  seimbang  Bangun Kepercayaan  dan  Hancurkan  Ketakutan. Mengenai  orang  lain.  Ia  hanya  manusia  biasa. Dan  kembangkan sikap penuh pengertian. Banyak orang akan menyalak, tetapi jarang sekali yang benar-benar menggigit. 
  4. Praktekkan melakukan apa yang hati nurani Anda katakan sebagai hal  yang  benar  kepada  anda.  Hal ini  mencegah  berkembangnya rasa bersalah yang beracun. Mengerjakan apa yang benar adalah kaidah yang sangat praktis untuk berhasil.  
  5. Buat segalanya tentang anda berbunyi, “Saya percaya diri, benar-benar  percaya  diri”.  Praktekkan  teknik-teknik  kecil  ini  di  dalam aktivitas anda sehari-hari, misalnya berbicaralah terus terang, tersenyumlah lebar, duduk di barisan depan, adakan kontak mata dengan orang yang diajak berbicara, dll .  
Berpikirlah Secara Kreatif
  1. Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan. Jika anda percaya sesuatu dapat dilakukan,  pikiran  Anda  akan  mencari  cara-cara  untuk melakukannya. Percaya akan suatu solusi melicinkan jalan menuju solusi. Hapuskan kata  “tidak  mungkin,”  “tidak  akan  berhasil, “tidak  ada  gunanya  mencoba”  dari  pikiran  dan  kosakata
    pembicaraan anda.  
  2. Jangan biarkan  tradisi  melumpuhkan pikiran anda. Bersikaplah untuk menerima  gagasan  baru.  Lakukan  eksperimen.  Coba pendekatan baru. Bersikaplah progresif dalam semua yang Anda kerjakan.  
  3. Bertanyalah kepada diri sendiri setiap hari, “Bagaimana saya dapat bekerja  dengan  lebih baik?”  tidak  ada batas  untuk perbaikan diri. Ketika  anda  bertanya  pada  diri  sendiri,  “Bagaimana  saya  dapat bekerja  dengan  lebih  baik  jawaban  yang  tepat pun  akan muncul. Cobalah dan lihat hasilnya. 
  4. Bertanyalah  kepada  diri  sendiri,  “Bagaiamana  saya  dapat  bekerja lebih  banyak?”  Kapasitas  adalah  keadaan  pikiran.  Mengajukan pertanyaan  ini kepada diri  sendiri membuat  pikiran anda bekerja mencari  jalan  pintas  yang  cerdik.  Kombinasi  yang  berhasil di dalam bisnis: Kerjakan apa yang Anda kerjakan dengan lebih baik (perbaiki kualitas keluaran anda), dan: Kerjakan lebih banyak apa yang anda kerjakan (tingkatkan kuantitas keluaran anda).
  5. Praktekkan  bertanya  dan  mendengar.  Bertanya  dan  dengarkan maka anda pun  akan memperoleh bahan mentah untuk mencapai keputusan  yang  tepat.  Ingat:  Orang  besar  memonopoli  kegiatan mendengarkan; orang kecil memonopoli kegiatan berbicara. 
  6. Bentangkan  pikiran  anda.  Dapatkan  stimulasi.  Bergaul  dengan orang yang dapat membantu anda memikirkan gagasan baru, cara baru mengerjakan segala sesuatunya. Berbaurlah dengan orang dari minat pekerjaan dan sosial yang berbeda. 

Berpikirlah Besar Selalu Memberikan Imbalan

  1. Taklukkan  kebiasaan mencela  diri. Berkonsentrasilah pada asset / kelebihan  anda. anda lebih baik dari pada yang anda duga
  2. Gunakan  kosakata  pemikir  besar. Gunakan  kata-kata  yang  besar, cerah,  ceria.  Gunakanlah kata-kata yang menjanjikan kemenangan, harapan,  kebahagian,  kesenangan;  hindari  kata-kata  yang dapat menimbulkan  gambaran  tidak  menyenangkan  berupa  kegagalan, kekalahan, kesedihan. 
  3. Bentangkan  visi anda.  Lihat  apa  kemungkinannya,  bukan  hanya apa  yang  ada.  Praktekkan menambahkan  nilai  pada  benda,  pada orang, dan pada diri sendiri. 
  4. Dapatkan  pandangan  yang  besar  mengenai  pekerjaan  anda. Berpikirl dengan benar-benar bahwa pekerjaan  anda  lakukan yang  sekarang benar-benar  penting.  Bahwa  promosi  berikutnya  bergantung terutama  bagaimana  anda  berpikir  mengenai  pekerjaan  anda sekarang. 
  5. Jangan  berpikir  tentang  hal-hal  yang  sepele.  Fokuskan  perhatian anda pada sasaran yang besar. Sebelum terlibat di dalam persoalan yang kecil, bertanyalah  kepada  diri  sendiri,  “Apakah  ini  benar-benar penting?”

Terapkan Prinsip - Prinsip Berpikir Ini

  1. Jadikan diri Anda  lebih ringan untuk diangkat. Jadilah orang yang menyenangkan.  Biasakanlah  menjadi  jenis  orang  yang  disukai orang. Hal ini akan membuat Anda mendapat dukungan dan memberi bahan bakar ke dalam program pengembangan keberhasilan Anda. 
  2. Ambil  inisiatif  dalam  membina  persahabatan.  Perkenalkan  diri anda  kepada orang  lain  pada  setiap  kesempatan.  Pastikan anda mendapatkan  nama  orang  bersangkutan  dengan  benar  dan  sama pastinya  ia  melakukan  hal  yang  sama.  Kirimkan  surat  pribadi kepada teman baru yang Anda kenal lebih baik.  
  3. Terima  perbedaan  dan  keterbatasan  manusia.  Jangan mengharapkan  semua  orang  sempurna. Ingat, orang lain mempunyai  hak  untuk  berbeda. Dan  jangan menjadi  orang  yang ingin mengubah sifat orang lain.
  4. Setel Saluran Pikiran yang Baik. Temukan kualitas untuk disukai dan dikagumi pada diri seseorang, bukan hal-hal yang tidak  disukai.  Dan  jangan  biarkan  orang membuat  pikiran  anda berprasangka  tentang  orang  ketiga.  Berpikirlah  positif  terhadap orang lain dan dapatkan hasil yang positif
  5. Praktekkan  kemurahan  hati  dalam  bercakap-cakap.  Jadilah  orang yang  sukses.  Dorong  orang  lain  untuk berbicara.  Biarkan  ia berbicara  kepada  anda  tentang  pandangannya,  opininya, prestasinya. 
  6. Praktekkan  kebaikan  hati  selalu.  Ini membuat  orang  lain merasa lebih baik. Ini membuat anda juga merasa lebih baik. 
  7. Jangan salahkan orang lain jika anda mengalami kemunduran. Ingat, bagaimana  Anda  berpikir  ketika  anda  kalah  menentukan berapa lama kekalahan itu berlangsung sebelum Anda menang. 
Tumbuhkan Kebiasaan Bertindak
  1. Jadilah  aktivasionis.  Jadilah orang  yang berbuat dan pelaksanan, bukan sebaliknya.
  2. Jangan menunggu  hingga  keadaannya  sempurna  karena  itu  tidak akan pernah terjadi. Harapkan penghalang dan kesulitan yang akan menghadang dan pecahkan semuanya ketika muncul. 
  3. Ingat, gagasan  saja  tidak akan memberikan keberhasilan. Gagasan mempunyai nilai hanya jika Anda melaksanakannya.  
  4. Gunakan tindakan untuk hilangkan  ketakutan  dan memdapatkan kepercayaan diri. Kerjakan apa yang anda takutkan agar ketakutan menghilang, cobalah dan lihat hasilnya. 
  5. Mulai  mesin  mental  anda  secara  mekanis.  Jangan  menunggu hingga  jiwa anda menggerakkan anda.  Ambil  tindakan,  galilah, dan anda menggerakkan jiwa Anda.  
  6. Berpikirlah  dalam  pengertian  sekarang.  Besok,  minggu  depan, nanti  dan  kata-kata  serupa  kerap  merupakan  sinonim  dari  kata kegagalan  tidak  pernah. Jadilah  jenis  orang  yang  “Saya memulai sekarang juga.” 
  7. Segeralah bertindak.  Jangan membuang-buang waktu menyiapkan diri untuk bertindak. Mulailah bertindak.
  8. Ambil inisiatif, jadilah pelopor dan sukarelawan, ambillah inisiatif dan laksanakan. Perlihatkan  bahwa  Anda  mempunyai kemampuan dan ambisi untuk berbuat.
Pedoman Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan

  1. Pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan. Ketika  anda  kalah, belajarlah, Kemudian  lanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya. 
  2. Miliki  keberanian  untuk  menjadi  kritikus  diri  sendiri yang konstruktif. Selidiki kesalahan dan kelemahan Anda dan kemudian perbaiki. Ini membuat Anda sukses.
  3. Behentilah  menyalahkan  nasib. Periksa  setiap  kemunduran.  Cari tahu  apa  yang  berjalan  keliru.  Ingat,  menyalahkan nasib tidak akan pernah membawa orang ke tempat yang ia tuju. 
  4. Gabungkanlah  ketekunan  dengan  eksperimen.  Tetaplah  dengan cita-cita  anda,  tetapi  jangan  benturkan  kepala  anda  ke  dinding batu. Cobalah pendekatan baru. Bereksperimenlah. 
  5. Ingatlah,  ada  sisi  baik  dalam  setiap  situasi. Carilah  sisi  baik itu. Lihatlah sisi yang baik dan tolaklah rasa frustrasi.
Prinsip Pembangunan Pikiran & Jiwa Yang Sukses
  1. Tetapkan  secara  jelas  ke  mana anda  ingin  pergi.  Ciptakan gambaran diri anda 10 tahun dari sekarang.  
  2. Tuliskan rencana 10  tahun anda. Kehidupan anda  terlalu penting untuk  diserahkan  kepada  nasib.  Tuliskan  apa  yang  anda  ingin capai di dalam  bidang pekerjaan anda,  bidang  rumah anda, dan bidang sosial anda.  
  3. Turuti keinginan anda. Tetapkan tujuan untuk mendapatkan energi lebih  besar.  Tetapkan  tujuan  untuk  membuat  segala  sesuatunya selesai. Terapkan tujuan dan kesenangan riil dari kehidupan. 
  4. Biarkan  tujuan  utama  anda  menjadi  pedoman  otomatis anda. Ketika anda membiarkan  tujuan anda menyerap diri anda, anda akan  mendapatkan  diri  anda  mengambil  keputusan  yang  tepat untuk mencapai tujuan Anda. 
  5. Capailah tujuan Anda satu langkah demi satu langkah. Anggap tiap langkah  yang  Anda  laksanakan,  lepas  dari  betapapun  kecil tampaknya, sebagai langkah menuju tujuan Anda. 
  6. Kembangkan  tujuan  30  hari.  Usaha  hari  demi  hari  memberikan hasil. 
  7. Ambil  jalan memutar dalam  langkah anda.  Jalan memutar hanya berarti  rute  lain,  tidak  pernah  boleh  berarti  melepaskan  tujuan anda.
  8. Lakukan  investasi  dalam  diri  anda.  Lakukan  investasi  dalam pendidikan, lakukan investasi dalam pencetus gagasan.
Prinsip Kepemimpinan
  1. Bertukar  pikiranlah  dengan  orang-orang  yang  anda  ingin pengaruhi. Adalah mudah untuk mengerjakan apa yang anda ingin mereka kerjakan  jika anda mau melihat segala sesuatunya melalui kacamata  mereka.  Ajukanlah  pertanyaan  kepada  diri  sendiri sebelum Anda bertindak. “Apa yang akan saya pikirkan mengenai hal ini, jika saya bertukar tempat dengan orang lain?”
  2. Terapkan kaidah “Manusiawi” dalam berurusan dengan orang lain. Tanyakan, “Apa cara yang manusiawi untuk mengenai ini?” Dalam semua  yang  anda  kerjakan,  perlihatkan  bahwa  anda mengutamakan  orang.  Beri  mereka  jenis  perlakuan  yang  anda sendiri ingin terima. anda akan memperoleh imbalan. 
  3. Berpikirlah maju,  percayalah  akan  kemajuan, mendesaklah  untuk maju.  Pikirkan  perbaikan  dalam  semua  yang  anda  kerjakan. Pikirkan  standar yang  tinggi  dalam  segala  yang  anda  kerjakan. Selama suatu periode waktu  tertentu, bawahan cenderung menjadi tiruan  dari  pemimpin  mereka.  Pastikan  yang  asli  layak ditiru Jadikan ini keputusan pribadi: “Di rumah, di tempat kerja, di dalam kehidupan social, saya menyokong kemajuan.” 
  4. Luangkan  waktu  untuk  berunding  dengan  diri  sendiri  dan  sadap kekuatan  berpikir  anda  yang  tertinggi.  Kesendirian  yang  diatur menguntungkan. Gunakan kesendirian ini untuk melepas kekuatan kreatif  anda.  Gunakan  kesendirian  ini  untuk  menemukan pemecahan  bagi  masalah  pribadi  dan  bisnis.  Jadi,  luangkan
    sejumlah  waktu  sendirian  setiap  hari  hanya  untuk  berpikir. Gunakan  teknik  berpikir  yang  digunakan  semua  pemimpin besar. Berundinglah dengan diri sendiri.



Orang bijaksana akan menjadi
Majikan dari Pikirannya
Orang Bodoh akan menjadi Budaknya.

Selasa, 21 Februari 2012

SHOLAT

SHOLAT


Assalamuallaikum Wr. Wb.

Istilah Sholat berasal dari kata kerja Shalaah (yang menyatakan suatu perbuatan) dan orang yang melakukannya disebut Mushallin, sementara pusat tempat melakukannya disebut Musholla. Sholat merupakan suatu perbuatan memuliakan Allah yang menjadi suatu tanda syukur kaum muslimin sebagai seorang hamba dengan gerakan dan bacaan yang telah diatur khusus oleh Nabi Muhammad Saw yang tidak boleh dirubah kecuali ada ketentuan-ketentuan yang memang memperbolehkannya. 

Beberapa ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang Sholat :
  • Dirikanlah Sholat, sungguh ini merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang-orang yang beriman (QS. An Nisaa' 103 - 104).
  • Hai orang-orang yang beriman, ruku' dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu, berbuatlah kebaikan, supaya kamu mendapat kemenangan (QS. Al Hajj 77)
  • Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim  tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".ebagian dari Maqom Ibrahim itu musholla (tempat sholat)        (QS.  Al Baqorohoh 125).
Sholat merupakan suatu perbuatan memuliakan Allah SWT yang menjadi suatu tanda syukur kaum muslimin sebagai seorang hamba dengan gerakan dan bacaan yang telah diatur khusus oleh Nabi Muhammad SAW. Perintah sholat sudah harus diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda Islam, agar kelak di kemudian hari mereka tidak canggung, malu dan bahkan tidak bisa melakukannya. Hal ini sebagaiman sabda Rosul yaitu "Perintahkanlah anak-anakmu mengerjakan sholat di usia 7 tahun, dan pukullah mereka jika tidak mengerjakannya di usia 10 tahun. Pukulan dalam hal ini bukan bertujuan untuk menyakiti atau menganiaya, tetapi sekedar memberi peringatan dan pengajaran kepada anak agar mau dan tidak malas untuk sholat. 

Ibadah Sholat  disebutkan dalam Al Qur'an dilakukan dengan cara ruku' dan sujud, meskipun demikian dalam Al Qur'an tidak memberikan detail lebih jauh mengenai tekhnis pengerjaan sholat dalam mewujudkan ruku' dan sujud itu. 

Sebelum mengerjakan sholat, sudah menjadi kesepakatan semua umat Islam dari berbagai aliran untuk melakukan thaharah atau bersuci, yaitu dengan cara berwudhu. Hal ini diperkuat dengan perintah tertulis mengenai bersuci ini didalam Al Qur'an. "Hai orang-orang beriman, apabila kamu hendaj mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki (QS. Al Maidah 6).

Sampai saat ini masih ada sebagian umat islam yang menganggap sholat hanya semata-mata sebagai ritual dalam agama yang amalannya akan berguna kelak setelah hari kiamat, selaku penolong dalam menghadapi siksa Allah SWT. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar karena manusia memiliki dua kehidupan yang seimbang yaitu kehidupan masa sekarang (duniawi) dan kehidupan akan datang (akherat). Tuhan tidak memberikan sesuatu yang sifatnya tidak seimbang karena perintah sholat tidak hanya berfungsi di masa depan semata, tetapi vital bagi manusia dalam menjalani kehidupannya sehari-hari di masa sekarang. "Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar" (QS Al Ankabut 45).

Ritual sholat dinyatakan dalam Al Qur'an sebagai suatu sarana untuk mengontrol perbuatan negatif yang sering mendominasi perbuatan manusia. Dengan terjalinnya komunikasi dengan Tuhan secara vertikal maka diharapkan komunikasi dengan sesama manusia secara horizontal juga akan baik. Kenyataannya banyak orang muslim yang sholat tetapi masih memiliki sikap yang buruk, hal ini dikarenakan mereka telah lalai dalam sholatnya atau masih belum sempurna sholatnya. 

Sholat yang baik adalah sholat yang khusyuk, dimana pengertian khusyu adalah perbuatan menyeimbangkan gerak dan batin sehingga tercipta satu konsistensi ketika diterapkan dalam kehidupan nyata sesuai doa yang dibaca dalam sholat.   

Islam adalah agama yang rasional, dimana penyembahan kepada Allah semesta alam yang Maha Ghaib pada dasarnya tidak ditujukan pada satu tempat saja tertentu saja, apalagi Allah berada dimana-mana dan selalu mengawasi gerak langkah kita. Pada prakteknya umat Islam mengarahkan sholat mereka ke arah Ka'bah di Masjid Al-Haram tidak diartikan sebagai suatu simbol penyembahan terhadap berhala yang berupa susunan batu hitam, melainkan menjadikan Ka'bah menjadi kesatuan tujuan dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Satu.

Salah satu hikmah Sholat dan Haji menghadap Ka'bah serta membaca bahasa Arab ialah karena umat Islam sholat di masjid manapun tata cara Sholat dan bahasanya akan sama yaitu bahasa Arab dengan menghadap satu kiblat yang sama yaitu ke arah Ka'bah.  

Kata "jama'ah" berarti kumpul. Sholat berjamaah dari segi bahasa artinya sholat yang dikerjakan bersama-sama oleh lebih dari satu orang. Sedangkan menurut pengertian syara' adalah sholat yang dikerjakan bersama-sama oleh dua orang atau lebih, salah seorang diantaranya bertindak sebagai imam sedangkan lainnya manjadi ma'mum. Shalat berjama'ah sangat besar manfaatnya karena di samping dapat mempererat persaudaraan juga dapat menambah syiar Islam. Sholat berjama'ah juga mempunyai derajat yang lebih tinggi dibandingkan dengan sholat sendirian. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW  "Shalat berjama'ah melebihi keutamaan sholat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (HR. Al-Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar).

Hukum sholat terbagi menjadi 2 yaitu :
  1. Sholat Fardu, yaitu sholat yang diwajibkan kepada setiap muslim untuk mengerjakannya.
  2. Sholat Sunnah, yaitu sholat yang dianjurkan atau disunahkan akan tetapi tidak diwajibkan.

 Link Panduan Tata Cara Sholat  :  Panduan Sholat




Wassalamuallaikum Wr. Wb.


Perbaikilah Sholatmu karena akan memperbaiki kehidupanmu  !!!

Senin, 20 Februari 2012

PALESTINE CONFLICT PHOTOS

PALESTINE  CONFLICT  PHOTOS


Posting berikut berisikan foto-foto kekejaman bangsa Israel (Yahudi) terhadap bangsa Palestina (Muslim).  Disini kita akan melihat bagaimana invasi Israel telah menghancurkan kehidupan muslim Palestina. Bangsa Israel dan Sekutunya telah menghancurkan impian anak-anak Palestina untuk menjadi Khalifah di bumi ini dengan menghancurkan infastruktur ibadah, pendidikan dan kesehatan.

Karena itu kami mohon keihklasan dari saudara-saudara muslimku untuk memanjatkan sebait doa setelah sholat atau kapanpun untuk kemerdekaan dan kebebasan saudara-saudara kita di Palestina. Karena pejuang-pejuang muslim ini telah berjasa besar untuk tetap mempertahankan Masjid Al Aqsa. Seperti kita ketahui bahwa Masjid Al Aqsa pernah dijadikan sebagai kiblat pertama oleh Nabi Muhammad sebelum kiblat dipindah di  Masjid Al Haram (Ka'bah).













































Adakah yang lebih biadab daripada aku ???

Jumat, 17 Februari 2012

Hubungan Pria - Wanita dan Rumah Tangga

ALSOFWAH.OR.ID
Hubungan Pria - Wanita dan Rumah Tangga



Hubungan Pria & Wanita

Sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa Allah Ta’ala telah menciptakan manusia ini dalam dua jenis, pria dan wanita. Dan sebagaimana telah diketahui pula bahwa kaum pria pasti membutuhkan kepada kaum wanita, begitu pula sebaliknya. Maha suci Allah Yang telah menjadikan kelemahan masing-masing jenis sebagai simbul kesempurnaannya bagi pasangannya.

Walau demikian, syari’at Al Qur’an tidaklah membiarkan mereka berpasangan bebas, dan dengan cara apapun. Sebab, yang diciptakan dalam keadaan berpasang-pasang semacam ini bukan hanya manusia, tetapi ada mahluk-mahluk lain yang diciptakan demikian juga, misalnya binatang. Oleh karena itu, syari’at Al Qur’an mengatur hubungan antara pria dan wanita dengan syari’at yang dapat menjaga martabat mereka sebagai mahluk yang mulia dan membedakan hubungan sesama mereka dari hubungan binatang sesama binatang. 

Manusia adalah mahluk yang telah dimuliakan oleh Allah di atas mahluk-mahluk selain mereka, oleh karena itu hendaknya kita sebagai manusia menjaga kehormatan ini dengan cara menjalankan syari’at Al Qur’an yang telah menetapkan kehormatan kita tersebut : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al Isra’: 70)

Syari’at Al Qur’an hanya membenarkan dua cara bagi manusia untuk menjalin hubungan dengan lawan jenisnya:
A. Cara Perbudakan
Cara ini hanya dapat dilakukan melalui peperangan antara umat Islam melawan orang-orang kafir, dan bila kaum muslimin berhasil menawan sebagian dari mereka, baik lelaki atau wanita, maka pemimpin umat Islam berhak untuk memperbudak mereka, dan juga berhak untuk meminta tebusan atau membebaskan mereka tanpa syarat.
B. Pernikahan   
Rasulullah SAW menjelaskan akan syari’at yang mengatur hubungan antara lawan jenis ini dengan sabdanya, “Tidaklah pernah didapatkan suatu hal yang berguna bagi doa orang yang saling mencintai serupa dengan pernikahan.” (HR. Ibnu Majah, Al Hakim, Al Baihaqi dan dishahihkan oleh Al Albani).  “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu menyatu dan merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”      (QS. Ar Rum : 21). 

Adapun berbagai hubungan selain cara ini, maka tidaklah dibenarkan dalam syari’at Al Qur’an, oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah sekali-kali seorang lelaki menyendiri dengan seorang wanita, kecuali bila wanita itu ditemani oleh lelaki mahramnya.” (Muttafaqun ‘alaih). Pada hadits lain Rasulullah  SAW menjelaskan alasan larangan ini, “Janganlah salah seorang dari kamu berduaan dengan seorang wanita, karena setanlah yang akan menjadi orang ketiganya.” (HR. Ahmad, At Tirmizi, An Nasa’i dan dishahihkan oleh Al Albani).

Bukan hanya syari’at Al Qur’an yang mencela berbagai hubungan lawan jenis diluar pernikahan, bahkan masyarakat kitapun dengan tegas mencela hubungan tersebut, sampai-sampai mereka menyamakan hubungan tersebut dengan hubungan yang dilakukan oleh mahluk selain manusia, yaitu binatang. Pernikahan dalam syari’at Al Qur’an harus melalui proses dan memenuhi kriteria tertentu, sehingga bila suatu hubungan tidak memenuhi proses dan kriteria tersebut, maka tidaklah ada bedanya hubungan tersebut dengan hubungan yang dilakukan oleh binatang.
ALSOFWAH.OR.ID

Hubungan Suami Istri Dalam Rumah Tangga

Rumah tangga adalah suatu tatanan masyarakat terkecil, dan dari rumah tanggalah suatu tatanan masyarakat terbentuk. Keberhasilan suatu masyarakat atau kegagalannya dimulai dari keberhasilan dan kegagalan anggotanya dalam menjalankan roda kehidupan dalam rumah tangga. Oleh karena itu syari’at Al Qur’an memberikan perhatian besar kepada hubungan antara suami dan istrinya, sampai-sampai Rasulullah SAW Menjadikan baik dan buruknya hungan seseorang dengan istrinya sebagai standart kepribadian seseorang. "Sebaik-baik kalian ialah orang yang paling baik perilakunya terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian dalam memperlakukan istriku.” (HR. At Tirmizi dan dishahihkan oleh Al Albani)

Diantara syari’at Al Qur’an yang mengajarkan tentang metode hubungan suami istri yang baik ialah yang disebutkan dalam hadits berikut, “Janganlah seorang lelaki mukmin membenci seorang mukminah (istrinya), bila ia membenci suatu perangai padanya, niscaya ia menyukai perangainya yang lain.” (HR. Muslim)

Diantara wujud nyata keindahan syari’at Al Qur’an dalam membina rumah tangga, ialah diwajibkannya seorang suami untuk menunaikan tanggung jawabnya secara penuh, tanpa terkurangi sedikitpun. Sebaliknya syari’at Al Qur’an juga mewajibkan atas kaum istri untuk senantiasa taat kepada suaminya, selama mereka tidak memerintahkannya dengan kemaksiatan.

Rasulullah SAW bersabda : “Bila seorang wanita telah menunaikan sholat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga kesucian farjinya, dan mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya, Masuklah ke surga dari delapan pintu surga yang manapun yang engkau suka.” (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani).

Pada hadits diatas Rasulullah SAW memberikan suatu pelajaran penting kepada kaum istri agar hubungannya dengan suaminya bukan hanya di dasari oleh rasa cinta semata. Akan tetapi lebih dari itu semua, ketaatannya kepada suami adalah salah satu bagian dari ibadahnya, dan salah satu ibadah yang amat agung, sampai-sampai disejajarkan dengan sholat lima waktu, dan puasa bulan Ramadhan. Sehingga dengan cara demikian, ketaatan dan kesetiaan kaum istri akan kekal hingga akhir hayatnya, dan tidak mudah luntur oleh berbagai badai yang menerpa bahtera rumah tangganya. Hal ini tentu berbeda dengan kaum istri yang hanya mengandalkan rasa cintanya, ia akan mudah terhanyutkan oleh godaan dan badai kehidupan, sehingga tatkala ia menghadapi kesusahan atau godaan setan walau hanya sedikit, dengan mudah tergoyahkan. 

Dari lain sisi, syari’at Al Qur’an juga membentengi kaum suami agar dapat tetap istiqomah menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga, yaitu dengan menjadikan segala tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari ibadah kepada Allah, sehingga kesetiaannya dan kewajibannya tidak mudah luntur atau lengkang karena terpaan masa atau godaan hijaunya rumput tetangga atau kawan sejawat dll.

Lebih spesifik Rasulullah SAW menjadikan hubungan sebadan dengan istri sebagai salah satu amal shalih, sebagaimana beliau tegaskan dalam sabdanya berikut ini, “Dan hubungan sebadanmu dengan istrimu adalah sedekah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah salah seorang dari kita melampiaskan syahwatnya, kemudian ia dengannya mendapatkan pahala ? Beliau menjawab: bagaimana pendapat kalian, bila ia melampiaskan syahwatnya pada perbuatan yang haram, bukankah ia dengannya akan mendapatkan dosa? Demikian juga bila ia melampiaskannya pada tempat yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” (HR. Muslim)

Imam An Nawawi menjelaskan hadits ini dengan berkata, “Pada hadits ini terdapat petunjuk bahwa perbuatan mubah akan menjadi amal ketaatan karena niat yang tulus. Hubungan sebadan akan menjadi ibadah bila pelakunya meniatkkan dengannya untuk memenuhi kebutuhan istri atau menggaulinya dengan cara-cara yang baik sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala, atau untuk mencari keturunan yang shalih atau untuk menjaga dirinya atau menjaga istrinya atau keduanya dari memandang kepada yang diharamkan atau memikirkannya atau menginginkannya atau untuk tujuan-tujuan baik lainnya.” (Syarah Muslim oleh Imam An Nawawi 7/92).

Gaya Hidup Muslim

ALSOFWAH.OR.ID Gaya Hidup Muslim



Syari’at Al Quran bukan hanya mengatur kehidupan dan berbagai hal yang di luar diri kita, bahkan syari’at Al Quran juga mengatur segala hal yang berkaitan dengan diri kita, dimulai dari makanan, penampilan, perilaku, dan lain-lain. Ini semua bertujuan agar umat Islam menjadi insan dan mahluk yang paling bermutu dibanding dengan insan dan mahluk lainnya. Sebagai contohnya, marilah kita renungkan bersama ayat-ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan diri manusia.
Al Qur’an telah mengingatkan dan mengikrarkan bahwa manusia telah mendapatkan karunia dari Allah Ta’ala, berupa dijadikannya mereka sebagai mahluk yang paling mulia dibanding mahluk lainnya. Oleh karena itu sudah sepantasnyalah bila mereka menjaga keutuhan martabat ini, Allah Ta’ala berfirman,
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al Isra’: 70).


Diantara wujud dimuliakannya umat manusia dalam syari’at Al Qur’an ialah dilimpahkannya kepada mereka rezeki-rezeki yang baik dan halal, agar dengan rezeki yang baik dan halal tersebut mereka dapat menjaga kemurniaan martabat mereka. Sebab makanan dan pakaian –sebagaimana diketahui bersama- memiliki pengaruh yang amat besar terhadap watak, tabiat dan perilaku manusia. Maka dari itu, tidak asing bila kita dapatkan orang yang banyak memakan daging onta lebih cepat marah dan berperilaku kasar, dari pada orang yang memakan daging kambing sayuran, dan orang yang lebih banyak memakan garam lebih mudah marah dibanding dengan lainnya dan demikianlah seterusnya. Ini diantara pelajaran yang dapat dipetik dari sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya ketenangan itu ada pada para pemelihara kambing, sedangkan kecongkakan dan kesombongan ada pada pemilik onta.”(Muttafaqun ‘alaih). Para pemilik onta lebih sering memakan daging onta dan lebih sering berperi laku kasar, karena demikianlah keadaan yang meliputi kehidupan onta, beda halnya dengan para pemilik kambing.


Bila perbedaan perangai antara manusia dapat kita rasakan dengan perbedaan jenis makanan yang mereka konsumsi, padahal makanan tersebut sama-sama halal, maka tidak heran bila tabiat dan perangai manusia akan berubah menjadi buruk bila makanan yang ia makan adalah makanan yang tidak baik, atau haram. Oleh karena itu syari’at al Qur’an mengharamkan atas umatnya segala makanan yang buruk,
“Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (QS. Al A’araf: 157)


Syari’at Al Qur’an juga mengatur umatnya agar tidak bersikap berlebih-lebihan dalam hidupnya, baik dalam hal makanan atau minuman pakaian atau lainnya. Allah Ta’a berfirman, Dan janganlah kamu berlebih-lebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan " (QS. Al An'am : 141). Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Makanlah, minumlah, dan bersedekahlah engkau tanpa ada kesombongan dan tanpa berlebih-lebihan, karena sesungguhnya Allah menyuaki untuk melihat tanda-tanda kenikmatan-Nya pada hamba-hamba-Nya." (HR. Ahmad, An Nasa'i dan lain-lain dan dishohihkan oleh Al Albani).



Dan pada hadits lain, Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam lebih jelas lagi menjabarkan bagaimana seyogyanya seorang muslim makan dan minum, “Cukuplah bagi seorang anak adam beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya, dan bila harus (menambah) maka sepertiga (perutnya) untuk makanan, dan sepertiga lainnya untuk minumnya dan sepertiga lainnya untuk nafasnya.” (HR. At Tirmizi, An Nasa’i dll dan dishahihkan oleh Al Albani)



Walaupun demikian, syari’at Al Qur’an sama sekali tidak melarang umatnya untuk memakan makanan yang enak, memakai pakaian yang bagus, dan menggunakan wewangian yang harum. Oleh karenanya tatkala Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang orang yang suka mengenakan pakaian dan sendal yang bagus, beliau menjawab: “Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR. Muslim).


Ini tentu menyelisihi sebagian orang yang beranggapan bahwa orang yang multazim atau salafy atau taat beragama tidak pantas untuk berpenampilan rapi, perlente, senantiasa rapi dan berpakaian bagus. Bahkan syari’at Al Qur’an melarang umatnya untuk berpenampilan acak-acakan, berantakan dan tidak menarik bak syetan, “Dari sahabat jabir bin Abdillah rodhiallahu ‘anhushollallahu ‘alaihi wasallam datang kepada kami, kemudian beliau melihat seseorang yang rambutnya kacau-balau (tidak rapi), sepontan beliau bersabda, Apakah orang ini tidak memiliki minyak yang dapat ia pergunakan untuk merapikan rambutnya?” (HR. An Nasa’i dan dishahihkan oleh Al Albani)


Oleh karena itu tidak benar bila ada anggapan bahwa seorang muslim yang taat beragama senantiasa tidak rapi atau tidak layak untuk berpenampilan rapi, harum, berpakaian bagus dan menawan. Oleh karena itu sahabat Abdullah bin Abbas berkata, “Makanlah sesukamu, berpakaian dan minumlah sesukamu, selama engkau terhindar dari dua hal: berlebih-lebihan dan keangkuhan.” (HR. Al Bukhari, Abdurrazzaq, Ibnu Abi Syaibah dan Al Baihaqi).

AKIDAH ( KEYAKINAN )

AKIDAH  ( KEYAKINAN )


ALSOFWAH.OR.ID
Akidah adalah bagian yang paling banyak diperhatikan dan ditekankan dalam syari’at Al Qur’an. Bahkan permasalahan ini telah disatukan dengan segala urusan setiap muslim dan dijadikan sebagai tujuan dari segala gerak dan langkah kehidupan mereka. Allah Ta’ala berfirman, "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Az Dzariyat: 56). Dan pada ayat lain Allah berfirman, “Dan sembahlah Rabb-mu sampai datang kepadamu sesuatu yang diyakini (ajal/kematian).” (QS. Al Hijr: 99)

ALSOFWAH.OR.ID
Akidah Al Qur’an, adalah beribadah hanya kepada Allah Ta’ala dan meninggalkan segala macam bentuk peribadatan kepada selain-Nya, baik peribadatan dengan pengagungan, kecintaan, harapan, Ketaatan, takut, pengorbanan, dan lainnya. Hal ini sebagaimana firman Allah,
“Beribadahlah kepada Allah SWT dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun". (QS. An Nisa’: 36)

ALSOFWAH.OR.ID
Akidah Al Qur’an juga mengajarkan agar umat Islam menjadi kuat dan perkasa bak gunung yang menjulang tinggi ke langit, tak bergeming karena terpaan angin atau badai. Akidah Al Qur’an mengajarkan mereka untuk senantiasa yakin dan beriman bahwa segala yang ada di langit dan bumi adalah milik Allah, tiada yang dapat menghalang-halangi rezeki yang telah Allah tentukan untuk hamba-Nya dan tiada yang dapat memberi rezeki kepada orang yang tidak Allah Ta’ala beri. 
“Apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah: 116).Dan pada ayat lain Allah berfirman, “Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah  tanah.” (QS. Thoha: 6)

ALSOFWAH.OR.ID
Dengan keyakinan dan iman semacam ini, setiap muslim tidak akan pernah menggantungkan kebutuhan atau harapannya kepada selain Allah, baik itu kepada malaikat, atau nabi atau wali atau dukun atau ajimat. Tiada yang mampu memberi atau mencegah rezeki, keuntungan, pertolongan atau lainnya selain Allah Ta’ala: “Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fathir: 2).Pada ayat lain Allah berfirman,“Katakanlah, ‘Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (kehendak) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu.’ Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.” (QS. Al Ahzab: 17).

ALSOFWAH.OR.ID
Akidah Al Qur’an juga mengajarkan bahwa sumber kelemahan dan kegagalan umat manusia ialah karena mereka jauh dari pertolongan dan bimbingan Allah, semakin mereka menjauhkan diri dari Allah dan semakin menggantungkan harapannya kepada selain-Nya maka semakin rusak dan hancurlah harapan dan kepentingannya, “Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al Jin: 6).

ALSOFWAH.OR.ID
Akidah Al Qur’an juga mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa memiliki keyakinan yang kokoh bahwa tidaklah ada di dunia ini yang mampu mengetahui hal yang gaib selain Allah. Sehingga dengan keimanan semacam ini umat islam terlindungi dari kejahatan para dukun, tukang ramal dan yang serupa.“Katakanlah, ‘Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah’, dan mereka tidak mengetahui kapankah mereka akan dibangkitkan.” (QS. Fathir: 65).

Dengan akidah Al Qur’an ini, seseorang akan memiliki kejiwaan yang tangguh, pemberani dan bersemangat tinggi, pantang mundur dan tak kenal putus asa dalam menjalankan roda-roda kehidupan dan mengarungi samudra kenyataan. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah mengajarkan kepada saudara sepupunya akidah Al Qur’an di atas dengan sabdanya, “Jagalah (syari’at) Allah, niscaya Allah akan menjagamu, jagalah (syari’at) Allah, niscaya engkau akan dapatkan (pertolongan/perlindungan) Allah senantiasa dihadapanmu. Bila engkau meminta (sesuatu) maka mintalah kepada Allah, bila engkau memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah (yakinilah) bahwa umat manusia seandainya bersekongkol untuk memberimu suatu manfaat, niscaya mereka tidak akan dapat memberimu manfaat melainkan dengan sesuatu yang telah Allah tuliskan untukmu, dan seandainya mereka bersekongkol untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakakanmu selain dengan suatu hal yang telah Allah tuliskan atasmu. Al Qalam (pencatat taqdir) telah diangkat, dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. Ahmad, dan At Tirmizi).<!-- --- FOOTER selesai --->
 
 

JILBAB / HIJAB

JILBAB  /  HIJAB



Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan dalam hukum Islam perhatian yang sangat tinggi  terhadap dirinya, agar dapat menjaga kesuciannya, menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri). Hal ini bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sorotan mata.
Seorang muslim yang jujur akan menerima perintah Tuhannya dan segera menerjemahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan perhomatannya terhadap Islam, bangga dengan syariat-Nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-Nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembali yang ia nantikan. Dalam kesehariannya wanita-wanita yang menghiasi dirinya dengan iman dan hijab akan memiliki nilai lebih di sisi Allah SWT. Penggunaan hijab ini akan membawa nilai positif dalam kehidupannya.

Wanita-wanita  sekarang ini banyak yang menamakan diri sebagai wanita berjilbab, padahal pada hakekatnya mereka belum berjilbab. Mereka tidak menamakan jilbab dengan nama yang sebenarnya. Mereka menamakan Tabarruj sebagai hijab dan menamakan maksiat sebagai ketaatan. Musuh-musuh kebangkitan Islam berusaha dengan sekuat tenaga menggelincirkan wanita itu, lalu Allah menggagalkan tipu daya mereka dan meneguhkan orang-orang Mu’min di atas ketaatan kepada Tuhannya.


Berikut beberapa keutamaan penggunaan Hijab / Jilbab :
  • Hijab itu adalah ketaatan kepada Allah SWT dan Rosul.
  • Hijab itu adalah  iffa atau menahan diri dari maksiat
  • Hijab itu kesucian 
  • HIjab itu pelindung
  • Hijab itu takwa
  • Hijab itu iman
  • Hijab itu haya' atau rasa malu
  • Hijab itu Ghirah atau rasa cemburu   
Berikut beberapa kejelekan dari Tabarruj / berhias diri :
  • Tabarruj itu adalah maksiat kepada Allah SWT dan Rosul.
  • Tabarruj meyebabkan laknat dan dijauhkan dari rahmat Allah
  • Tabarruj adalah sifat penghuni neraka
  • Tabarruj penyebab hitam dan gelap di hari kiamat
  • Tabarruj adalah kemunafikan
  • Tabarruj mengoyak tirai pelindung dan pembuka aib
  • Tabarruj adalah perbuatan keji
  • Tabarruj adalah ajaran iblis
  • Tabarruj adalah jalan hidup orang-orang Yahudi
  • Tabarruj adalah jahiliyah busuk
  • Tabarruj adalah keterbelakangan
  • Tabarruj adalah pintu adzab yang merata

Coba bandingkan kecantikan sejati lahiriah dan batiniah wanita-wanita yang berjilbab dengan wanita yang tabarruj berikut :



VS




JILBAB PASTI LEBIH BAIK  !!!



Kamis, 16 Februari 2012

E-BOOK BSE SMP KELAS 9

E-BOOK  BSE  SMP  KELAS  9
( E-BOOK : Bahasa Indonesia, PKn, Matematika, IPA & IPS )

Kembali lagi, pada posting edukasi kali ini saya akan memposting buku-buku pelajaran untuk adik-adik / anak-anak kita di kelas 9 SMP.

BUKU BSE BAHASA INDONESIA
1.  BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
     Download Link : BI 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sri Utami, Sugiarti, Suroto & Alexander
     Tebal Buku : 174 Halaman
2.  BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
     Download Link : BI 02 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Maryati Sutopo
     Tebal Buku : 156 Halaman
3.  BAHASA INDONESIA
     Download Link : BI 03 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Atikah, Yuwono & Suhartanto
     Tebal Buku : 194 Halaman
4.  BAHASA INDONESIA
     Download Link : BI 04 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Nasharyati, Suharyadi, Sumiyadi & Siti
     Tebal Buku : 192 Halaman

5.  BAHASA INDONESIABAHASA KEBANGGAANKU
     Download Link : BI 05 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sarwiji & Sutarmo
     Tebal Buku : 259 Halaman
6.  BAHASA INDONESIA
     Download Link : BI 06 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Yulianti & Wahono
     Tebal Buku : 183 Halaman
7.  BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA
     Download Link : BI 07 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Asep Yudha & Sudarmawarti
     Tebal Buku : 254 Halaman
8.  MEMBUKA JENDELA PENGETAHUAN BAHASA & SASTRA INDONESIA
     Download Link : BI 08 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Dwi Septi
     Tebal Buku : 156 Halaman

9.  PELAJARAN BAHASA INDONESIA
     Download Link : BI 09 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Tri Retno & Sunardi
     Tebal Buku : 254 Halaman
BUKU BSE BAHASA INGGRIS
1.  BAHASA INGGRIS
     Download Link : BI 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Gunarso, Suharso, Dwi Anggani & Siti
     Tebal Buku : 148 Halaman

2.  ENGLISH IN FOCUS
     Download Link : BI 02 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Artono, Masduki & Sukirman
     Tebal Buku : 152 Halaman


BUKU BSE IPA
1.  ILMU PENGETAHUAN ALAM
     Download Link : IPA 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Nur Kuswanti, Rahardjo, Wasis & Rinie
     Tebal Buku : 296 Halaman
2.  MARI BELAJAR ILMU ALAM SEKITAR
     Download Link : IPA 02 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sukis & Yuni
     Tebal Buku : 260 Halaman
3.  ILMU PENGETAHUAN ALAM
     Download Link : IPA 03 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Elok Sudibyo, Wahono,Wasis & Dwi
     Tebal Buku : 278 Halaman
4.  ILMU PENGETAHUAN ALAM
     Download Link : IPA 04 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Dewi, Sudarmana & Wiwik
     Tebal Buku : 364 Halaman


BUKU BSE IPS
1.  ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
     Download Link : IPS 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Ratna, Seno, Djoko, Thomas & Sedono
     Tebal Buku : 306 Halaman
2.  ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
     Download Link : IPS 02 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sanusi, Joko, Juli & M Taukhid
     Tebal Buku :  Halaman
3.  ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
     Download Link : IPS 03 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sutarto, Sunardi, Nanang, Penny & Bambang
     Tebal Buku : 334 Halaman
4.  ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
     Download Link : IPS 03 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Wayan, Sugiharsono, Teguh & M Nur
     Tebal Buku : 286  Halaman

BUKU BSE MATEMATIKA
1.  BELAJAR MATEMATIKA AKTIF DAN MENYENANGKAN
     Download Link : MAT 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Wahyudin & Dwi Susanti
     Tebal Buku : 162 Halaman
2.  MATEMATIKA
     Download Link : MAT 02 - SMP Kelas 9
     Pengarang :  Masduki & Ichwan
     Tebal Buku : 190 Halaman
3.  MATEMATIKA
     Download Link : MAT 03 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sulaiman, Tatag, Kusrini & Ismail
     Tebal Buku : 188 Halaman

4.  MUDAH BELAJAR MATEMATIKA
     Download Link : MAT 04 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Nuniek A
     Tebal Buku : 138 Halaman

5.  MATEMATIKA
     Download Link : MAT 05 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Wagiyo, Sri Mulyono & Susanto
     Tebal Buku : 212 Halaman


BUKU BSE PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
1.  PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
     Download Link : PKn 01 - SMP Kelas 9
     Pengarang : Sugeng, Anang, Cholsin
     Tebal Buku : 138 Halaman



  
SILAHKAN MENDOWNLOAD 'N' MET BELAJAR  !!!